Contoh Surat Terbaru 2016

Lulus Kuliah Sulit dapat Kerja? 7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Saat Duduk di Bangku Kuliah

Lulus Kuliah Sulit dapat Kerja? 7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Saat Duduk di Bangku Kuliah
Anekasurat.com - Momen wisuda menjadi simbol keberhasilan bagi para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya. Di sisi lain momen juga menjadi tanda bahwa perjuangan baru saja dimulai, salah satunya adalah dalam berjuang mendapatkan pekerjaan. Banyaknya lulusan baru menjadi tantangan tersendiri bagi para freshgraduate untuk mendapatkan pekerjaan.

Tingginya persaingan dalam dunia kerja tentu membutuhkan energi ekstra bagi para job seeker agar mampu memenangkan persaingan dan mendapatkan pekerjaan yang diharapkan. Tak jarang tingginya persaingan di antara para freshgraduate yang mencari kerja menimbulkan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Terlebih lagi, saat Anda menjadi mahasiswa hanya izin ke dosen dan tidak rutin mengikuti kegiatan perkuliahan.

Lalu apa sajakah yang bisa menyebabkan seorang freshgraduate sulit untuk mendapatkan pekerjaan? Berikut akan kami sebutkan beberpa yang harus Anda persiapkan sebelum lulus kuliah agar tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan yang Anda inginkan.

Sulit dapat Pekerjaan saat Tamat Kuliah


Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan freshragduate sulit mendapatkan pekerjaan.

Kenali Beberapa Hal Berikut, Lalu Persiapkan Sejak Masih Duduk di Bangku Kuliah!

1. Minim Pengalaman

Meski banyak perusahaan yang menerima lulusan baru sebagai karyawannya, namun jumlah karyawan yang dibutuhkan tidak sebanding dengan jumlah freshgraduate yang ada setiap tahunnya, sehingga banyak di antara freshgraduate yang akhirnya harus gagal dalam mendapatkan pekerjaan. Hal ini semakin diperparah dengan minimnya pengalaman yang dimiliki oleh lulusan baru dalam dunia kerja.

Untuk mengantisipasi hal ini maka ada baiknya mahasiswa memiliki pengalaman sebelumnya yaitu dengan mencari pekerjaan sampingan saat kuliah ataupun magang demi memperoleh pengalaman kerja. Namun demikian bagi yang belum memiliki pengalaman, maka hal ini bisa disiasati dengan menambah skill sesuai dengan bidang yang diminati seperti mengikuti kursus ataupun workshop yang bermanfaat untuk meningkatkan skill yang dimiliki.

2. Tidak Sesuai dengan Kualifikasi

Salah satu hal yang menyebabkan seorang freshgraduate gagal mendapatkan pekerjaan adalah karena melamar pekerjaan tanpa melihat kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Perusahaan yang mensyaratkan pengalaman hingga kualifikasi program studi seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi freshgraduate untuk melamar pekerjaan yang dimaksud.

Jika kualifikasi yang dimiliki tidak sesuai dengan syarat yang diajukan oleh perusahaan, maka melamar pekerjaan pada perusahaan tersebut hanya akan berbuah sia-sia dan membuang waktu saja. Oleh karena itu, sebelum mengajukan lamaran pekerjaan pastikan bahwa kualifikasi yang dimiliki telah sesuai dengan syarat yang diajukan oleh perusahaan.

Baca Juga: Panduan Jitu Pembuatan Surat Lamaran Kerja

3. Minimnya Koneksi 

Tidak dipungkiri jika minimnya koneksi maupun jaringan yang dimiliki akan berpengaruh pada kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Membangun jaringan di sosial media seperti Linkedln bisa memungkinkan Anda untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai kesempatan kerja yang sesuai dengan bidang yang Anda minati.

4. Kurangnya Rasa Percaya diri

Kurangnya rasa percaya diri akan sangat terlihat ketika freshgraduate menjalani sesi wawancara kerja. Meskipun sebenarnya memiliki prestasi maupun skill yang dibutuhkan oleh perusahaan, namun jika selama sesi wawancara kerja Anda kurang percaya diri dan cenderung gugup maka bukan tidak mungkin Anda akan mengalami kegagalan dalam mendapatkan pekerjaan.

5. Tidak ada Nilai Tambah

Perusahaan tentu menginginkan karyawan yang terbaik untuk mengisi jabatan yang ditawarkan, sehingga kandidat yang dipilih biasanya adalah yang memiliki nilai tambah. Dalam hal ini, pengalaman berorganisasi selama kuliah maupun prestasi lain yang medukung serta skill yang dikuasai menjadi point penting yang sebaiknya dipersiapkan baik-baik sebelum mengajukan surat lamaran kerja.

6. Terlalu Selektif dalam Memilih Pekerjaan

Mempertahankan sikap idealisme dengan memilih pekerjaan yang sesuai bidang ilmu yang ditempuh sebelumnya tentu bukanlah hal yang salah. Namun dengan tingginya angka persaingan kerja saat ini, terlalu selektif dalam memilih pekerjaan justru akan mempersulit dalam memperoleh pekerjaan.

Baca Juga: Kesalahan-Kesalahan Berulang yang diabaikan Pelamar Kerja

Kalaupun akhirnya diterima bekerja di bidang pekerjaan yang mungkin tidak sesuai dengan minat sebelumnya, hal ini bukanlah halangan bagi Anda untuk mengembangkan karir yang lebih baik lagi. Tidak ada salahnya mencoba pekerjaan yang mungkin tidak sesuai dengan background ilmu yang dimiliki, toh pekerjaan tersebut bisa menjadi pengalaman berharga bagi Anda terutama untuk menambah daftar pengalaman kerja di CV Anda.

7. Nilai di bawah Standar

Tidak sedikit perusahaan yang mencantumkan syarat minimal IPK yang harus dipenuhi untuk melamar kerja di perusahaan tersebut. Nilai di bawah standar tentu tidak bisa memenuhi kualifiikasi yang disyaratkan oleh perusahaan. Untuk mengantispasi hal ini, maka sebaiknya Anda memilih perusahaan yang tidak mencantumkan syarat minimal IPK.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab sulitnya freshgraduate mendapatkan pekerjaan. Kegagalan dalam mencari pekerjaan bisa menjadi motivasi bagi Anda untuk berwirausaha, siapa tahu justru Anda yang akan membutuhkan karyawan.

Tips Promosi Kerja: 7 Hal yang Harus Anda Tumbuhkan dalam Dunia Kerja

Tips Promosi Kerja: 7 Hal yang Harus Anda Tumbuhkan dalam Dunia Kerja
Anekasurat.com - Memiliki karir kerja yang bagus dan meningkat ke jenjang karir yang lebih tinggi tentu menjadi dambaan setiap karyawan. Karir yang meningkat tentu akan diikuti kompensasi yang meningkat pula, dan salah satu peluang untuk bisa mendapatkan promosi kerja merupakan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Untuk bisa mendapatkan promosi kerja secara cepat, maka membutuhkan proses yang tidak gampang. Namun demikian bukan berarti promosi kerja tidak bisa Anda dapatkan. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan jika ingin cepat mendapatkan promosi kerja
Tata Cara Mendapatkan Pekerjaan Yang Lebih Baik
Tips Mendapatkan Promosi Kerja (Foto: Flurtmag.com)
1. Sikap Antusias

Sikap antusias memiliki kecenderungan untuk menurun terutama bagi Anda yang telah bekerja dalam waktu yang cukup lama, contoh sederhanya adalah ketika memulai bekerja di hari Senin. Pada dasarnya sikap antusias tergantung pada persepsi diri sendiri, semakin Anda merasa bahwa pekerjaan Anda membosankan dan tidak menyenangkan maka hal itu justru akan memperburuk kondisi pekerjaan Anda.

Jika Anda menginginkan untuk mendapatkan promosi pekerjaan, maka sebaiknya Anda memupuk sikap antusias yang menurun agar bisa meningkat. Dengan sikap antusias yang tinggi maka Anda akan lebih bersemangat untuk bekerja dan pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan hasil yang maksimal sesuai harapan.

2. Efisien

Melakukan pekerjaan secara efektif tentu akan memberikan hasil yang lebih baik sesuai dengan target yang telah ditentukan. Jika Anda melakukan pekerjaan secara efektif maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pun menjadi lebih sedikit namun demikian mampu mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga: Hal Sepele yang Sering Dilewatkan dalam Dunia Kerja

Hal ini bisa menunjukkan konsistensi Anda dalam bekerja dan bagaimana Anda dalam memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang optimal. Tentunya kondisi ini akan memberikan kesan yang baik pada diri Anda dan penilaian yang positif dari atasan Anda.

3. Memiliki Keunggulan

Untuk bisa mendapatkan promosi kerja, maka syarat utama yang harus Anda miliki adalah memiliki keunggulan dibandingkan dengan karyawan yang lainnya. Tentunya bukan perkara mudah untuk bisa lebih unggul dari karyawan lainnya, namun dibutuhkan kerja keras yang konsisten. Dalam hal ini Anda harus bisa melebihi ekspektasi dari atasan Anda di kantor dengan melakukan pekerjaan secara maksimal dan menunjukkan kompetensi Anda dalam bekerja.

4. Datang Lebih Awal

Meski tampaknya sepele, namun datang lebih awal ke kantor bisa memberikan kesan yang baik terhadap diri Anda terutama dalam hal kedisiplinan dalam bekerja. Meski Anda bekerja dalam bidang yang memiliki jam kerja fleksibel, namun kebiasaan datang ke kantor lebih awal bisa memberikan kesempatan pada diri Anda untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sehingga pada akhirnya membuat Anda bisa lebih produktif lagi dalam bekerja.

5. Mudah Beradaptasi

Mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja termasuk pada rekan kerja dalam sebuah tim yang solid untuk menyelesaikan pekerjaan bisa menjadi cara yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan promosi kerja. Kebiasaan membantu dan menjalin kerja sama yang baik dengan sesama rekan kerja bisa membuat pekerjaan lebih cepat selesai dengan hasil yang maksimal sehingga bisa lebih produktif dalam bekerja.

6. Menjadi Pribadi yang Menyenangkan

Dalam menjalani sebuah pekerjaan, seseorang akan lebih suka untuk bekerja sama dengan rekan kerja yang menyenangkan dan tidak suka mengeluh. Tentunya Anda akan tampak lebih menonjol diantara rekan kerja di kantor jika semua orang menyukai Anda dan menilai Anda sebagai pribadi yang menyenangkan.

7. Tidur yang Cukup

Meski tampaknya sepele, namun tahukah Anda jika dengan istirahat yang cukup bisa berpengaruh pada peluang Anda mendapatkan promosi kerja? Promosi kerja bisa diperoleh berdasarkan evaluasi kinerja yang bagus jika dibandingkan dengan rekan kerja yang lain, dan salah satu cara untuk bisa meningkatkan performa kinerja adalah dengan menjaga konsentrasi dalam bekerja. Namun konsentrasi dan performa kerja Anda akan terganggu jika Anda tidak cukup tidur.

Akibatnya kemampuan untuk fokus dalam bekerja menjadi terganggu sehingga pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik dan produktivitas pun menurun. Tentunya hal ini akan menghalangi Anda untuk bisa memperoleh promosi kerja yang diinginkan selama ini. Nah, sudah siapkah Anda untuk mendapatkan promosi kerja hari ini?

6 Hal Sepele ini, dapat Membimbing Anda Mendapatkan Pekerjaan yang diinginkan

6 Hal Sepele ini, dapat Membimbing Anda Mendapatkan Pekerjaan yang diinginkan
Ketatnya persaingan dalam dunia kerja mungkin sudah bukan hal yang baru lagi bagi para pencari kerja. Jumlah pencari kerja yang begitu banyak tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang luas, sehingga masing-masing kandidat pelamar kerja harus benar-benar memiliki kelebihan untuk bisa menarik perusahaan dan merekrutnya sebagai karyawan.

Setiap pelamar kerja tentu ingin mendapatkan pekerjaan yang diharapkan, di lain pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kandidat pelamar kerja yang terbaik untuk menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Jika selama ini Anda masih gagal setelah berulang kali melamar pekerjaan di perusahaan tertentu, jangan patah semangat dan tetaplah berusaha untuk meraih pekerjaan impian Anda.

Cara Tepat Memiliki Pekerjaan

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar cepat mendapatkan pekerjaan.

1. Membuat Daftar Pekerjaan Sesuai dengan Kompetensi yang Dimiliki

Tidak dipungkiri jika pelamar kerja menginginkan pekerjaan sesuai dengan background pendidikan yang dimiliki sebelumnya. Ada beberapa jenis pekerjaan yang bisa diisi dengan latar belakang pendidikan tertentu, sehingga Anda bisa membuat daftar pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan keahlian Anda dalam bidang masing-masing. Dengan membuat daftar ini maka akan membuat Anda fokus pada jenis pekerjaan yang Anda inginkan.

2. Mengetahui Job deskripsi dari Pekerjaan yang Dituju

Beberapa perusahaan akan mencantumkan job deskripsi dalam posisi pekerjaan yang sedang dibuka, ada baiknya Anda benar-benar mencermati tugas-tugas tersebut dan mencocokannya dengan kompetensi yang Anda miliki. Meskipun beberapa perusahaan memberikan kelonggaran terkait latar belakang pendidikan, namun hal ini juga harus diimbangi dengan skill dan kemampuan Anda dalam bidang tersebut.

Baca Juga: Tata Cara Pembuatan Surat Lamaran Kerja Terbaru Agar Mudah diterima (Panduan Resmi 2016)

Jika memang Anda berminat untuk mengambil pekerjaan tersebut, maka sudah sepantasnya Anda memiliki kemampuan untuk melakukan tugas dalam pekerjaan itu dengan baik sehingga Anda tidak merasa terbebani dengan tugas-tugas tersebut.

3. Membuat Resume yang Efektif

Jika Anda sudah menemukan kesempatan kerja pada bidang yang sesuai dengan keinginan, maka langkah selanjutnya adalah membuat resume dan surat lamaran kerja yang efektif. Dalam hal ini resume yang Anda buat harus benar-benar efektif dan menjual sesuai dengan kualifikasi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Hindari pembuatan surat lamaran kerja yang bertele-tele dan tidak tepat sasaran.

4. Mengaktifkan Jaringan

Ada beberpa kesempatan kerja atau lowongan dari perusahaan yang justru tidak dipublikasikan dan hanya berdasarkan rekomendasi karyawan yang sudah ada. Sehingga informasi dari mulut ke mulut menjadi media untuk mencari karyawan baru.

Untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan tersebut maka Anda bisa mengaktifkan jaringan yang telah dimiliki, seperti bertanya pada sesama alumni, forum lowongan kerja, teman, kerabat, hingga jaringan di media sosial. Selain menjadi sumber informasi dalam mencari pekerjaan, forum juga dapat membantu dalam berbagai hal, seperti sharing seputar tips sukses wawancara kerja, apa saja yang harus dipersiapkan, dll. Tidak perlu malu jika Anda sedang mencari pekerjaan, karena semakin banyak yang mengetahui maka akan semakin terbuka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

5. Menjadi Sukarelawan

Aktif dalam kegiatan sosial bisa menjadi cara bagi Anda untuk lebih mudah mendapatkan pekerjaaan. Dengan menjadi bagian dari suatu komunitas atau aktifvitas sosial tertentu memungkinkan Anda untuk memiliki koneksi yang lebih luas, sehingga lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja tertentu. Selain itu pengalaman menjadi relawan dalam kegiatan sosial bisa menjadi nilai tambah bagi Anda di mata perusahaan.

6. Bijak dalam Menggunakan Media Sosial

Media sosial saat ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, tak jarang semua aktivitas bahkan diunggah di media sosial tanpa berpikir panjang. Bagi Anda yang sedang sibuk mencari pekerjaan, media sosial bisa menjadi sarana untuk medapatkan informasi lowongan pekerjaan. Namun demikian, di lain pihak Anda juga harus bijak dalam menggunakan media sosial, baik itu dalam hal konten yang diunggah maupun komentar-komentar yang Anda tulis di media sosial.

Beberapa perusahaan mencari kandidat pelamar kerja melalui media sosial, sehingga jika kandidat tersebut mengunggah konten atau komentar negatif bukan tidak mungkin akan langsung di eliminasi dari daftar kandidat yang dibutuhkan meskipun sebenarnya potensial untuk mengisi posisi yang sedang dibutuhkan.

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar cepat mudah mendapatkan pekerjaan. Tetaplah semangat dan tingkatkan skill Anda untuk meraih pekerjaan yang Anda inginkan. Goodluck!

Contoh Serta Tata Cara Pembuatan Surat Kuasa (Panduan Terbaru 2016)

Anekasurat.com – Pengertian Surat Kuasa, Secara sederhana Jenis surat ini dapat diartikan sebagai pelimpahan wewenan dari pemberi kuasa ke penerima kuasa (Wikipedia: Surat Kuasa). Surat kuasa muncul disebabkan oleh pemberi kuasa memiliki halangan untuk melakukan sesuatu yang penting. Halangan-halangan ini tidak memungkinkan pemberi kuasa untuk hadir dalam pertemuan yang telah diagendakan. Semisal: halangan sakit, di luar kota, ada kesibukan yang lebih utama.

Karena alasan ini, pemberi kuasa memberikan wewenan/pelimpahan hak kepada seseorang (penerima kuasa) untuk menggantikan dalam agenda tersebut. Lebih sederhana kami akan memberikan dua contoh agar mudah dipahami. 
1. Terkait dengan Pengambilan Dokumen (Ijasah, Transkip Nilai, Rapor, BPKB, dll)

Mahasiswa A berhalangan hadir (sedang di luar kota) untuk mengambil transkip nilai di universitas maju pada tanggal yang telah di tentukan (20 - 27 Apri 2016). Karena berhalangan hadir, ia melimpahkan kehadiranya dalam bentuk surat kuasa kepada mahasiswa B untuk mewakili dalam pengambilan transkip nilai.

2. Terkait dengan Pengambilan Gaji (Pegawai Negri maupun PNS)

Pegawai A berhalangan hadir (sakit, butuh istrahat seminggu di rumah sakit) untuk mengambil gaji di perusahaan Maju pada tanggal yang telah disepakati (1 – 7 Mei 2016). Karena tidak dapat menghadiri, ia memberikan kuasa kepada pegawai B untuk mengambil gaji yang telah ia terima.

3. Begitu seterusnya.
Surat kuasa dibuat karena pemberi kuasa memiliki halangan, tidak memungkinkan untuk hadir dalam pertemuan yang telah diagendakan. Karena alasan ini, pemberi kuasa memberikan wewenan/pelimpahan kepada seseorang (penerima kuasa) untuk menggantikan dalam agenda tersebut.
Lebih jauh, pelimpahan wewenan ini dapat meliputi segala hal yang dikategorikan ke dalam dua bagian: Pertama, Surat Kuasa Formal; Kedua, Surat Kuasa Non-Formal.

Dua kategori ini yang menentukan legalitas surat kuasa, meskipun ketentuan kedua jenis surat ini berbeda namun keduanya dapat dijadikan sebagai barang bukti atau alat untuk mewakili pemberi kuasa dalam mendapatkan sesuatu. (baca: pengertian surat) Agar Anda tidak salah memahami terkait dengan kedua jenis surat kuasa perhatikan perbedaan mencolok di bawah ini:

Perbedaan Format Surat Kuasa Formal dan Non-Formal

Surat Kuasa Formal 
  1. Kepala Surat
  2. Nomor Surat
  3. Identitas Pemberi Kuasa
  4. Identitas Penerima Kuasa
  5. Hal yang Dikuasakan
  6. Waktu Pemberian Kuasa
  7. Tanda Tangan Pemberi Kuasa (Materai)
  8. Tanda Tangan Penerima.
Surat Kuasa Non-Formal
  1. Identitas Pemberi Kuasa
  2. Identitas Penerima Kuasa
  3. Hal yang Dikuasakan
  4. Waktu Pemberian Kuasa
  5. Tanda Tangan Pemberi Kuasa (Materai)
  6. Tanda Tangan Penerima
Setelah membedakan kedua jenis surat kuasa di atas, mungkin ada beberapa pertanyaan yang timbul dalam benak Anda, surat mana saja yang termasuk kedua kategori di atas. Dan apa fungsi format di atas? Sebelum kami menjawab pertanyaan ini ada baiknya Anda memahami syarat wajib surat kuasa yang harus ada, yaitu: Pertama, surat kuasa berisi dua bela pihak (pemberi dan penerima kuasa) disertai dengan tanda tangan di atas materai, bila diperlukan kedua bela pihak melampirkan KTP yang berlaku; Kedua, penggunaan bahasa yang tidak berbelit-belit, efektif, lugas, singkat dan dapat dipahami.

Karena kedua jenis di atas menentukan efektifitas pembuatan surat kuasa, maka kami akan mencontohkan surat kuasa yang didasari pada dua kategori di atas dengan mempertimbangkan berbagai macam jenis surat kuasa yang sering digunakan oleh masyarakat dengan berbagai keperluan.

Ragam Jenis Surat Kuasa
  1. Surat Kuasa untuk Mencairkan Uang (Gaji, Pencairan Dana di bank Oleh Instansi [pemerintahan, perusahaan, atau yayasan], Dll)
  2. Surat Kuasa untuk Pengambilan Keputusan Usaha
  3. Surat Kuasa untuk Pengambilan Dokumen (BPKB, Rapor, Ijasah, Transkip Nilai, Dll)
  4. Surat Kuasa untuk Penjualan (Penjualan Properti, Barang, Jasa)
  5. Surat Kuasa untuk Pengambilan Penetapan Ahli Waris (Tanah, Bangunan, Dll)
  6. Surat Kuasa untuk Pengambilan Keputusan Politik
  7. Dan Lain Sebagainya.
Contoh Pembuatan Surat Kuasa Non-Formal Terbaru 2016


Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Arwini Ilyas
No. KTP: 267892017291
Alamat : Jl. Dito Dati No. 15 Yogyakarta
Pekerjaan: Pegawai Negeri

Memberikan kuasa kepada:

Nama : Ihsan Ilyas
No. KTP: 267892017291
Alamat : Jl. Dito Dati No. 15 Yogyakarta
Pekerjaan: Wiraswasta

Untuk pengambilan BPKB Motor dengan nomor polisi AB 70291 NL tahun 2016.

Demikianlah, Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.
Tanggal, 11 Oktober 2016


Pemberi Kuasa                                                            Penerima Kuasa


Arwini Ilyas                                                                  Ihsan Ilyas

NB: Pemberi Kuasa Bertandatangan di atas Materai.

Gagal Lagi dalam Wawancara Kerja? Inilah 7 Kesalahan Berulang yang Selalu Diabaikan Pelamar Kerja!

Gagal Lagi dalam Wawancara Kerja? Inilah 7 Kesalahan Berulang yang Selalu Diabaikan Pelamar Kerja!
Anekasurat.com - Mendapatkan pekerjaan seperti yang diharapkan tentu menjadi keinginan setiap pelamar kerja saat mengajukan lamaran. Salah satu tahap yang menentukan seseorang diterima atau tidak untuk bekerja adalah sesi wawancara kerja, karena dari tahap ini perusahaan bisa mengetahui secara langsung potensi dari kandidat pelamar kerja.

Kesuksesan melamar pekerjaan tidak terbatas pada kecerdasan dalam membuat dokument yang disyaratkan perusahan. Sebagaimana yang telah kami jelaskan pada artikel panduan pembuatan surat lamaran kerja, ada hal-hal kecil yang harus diperhatikan pelamar kerja.

Pada tahap wawancara kerja, pihak perusahaan akan lebih leluasa dalam menyeleksi calon karyawannya berdasarkan penilaian saat proses wawancara kerja berlangsung. Tak jarang banyak di antara kandidat pelamar kerja yang mengalami kegagalan saat mengikuti sesi wawancara kerja, dengan beberapa faktor yang bisa menjadi penyebabnya seperti halnya kesalahan yang mungkin tidak begitu disadari oleh pelamar kerja. Dilansir dari Jobsearch.about, berikut ini adalah beberapa kesalahan fatal yang bisa menggagalkan wawancara kerja.

1. Pemilihan Busana yang Tidak Tepat

Disadari atau tidak, kesan pertama menjadi salah satu faktor penting bagi pelamar kerja untuk menunjukkan kesan terbaik saat wawanacara kerja. Salah satu caranya adalah dengan pemilihan busana yang tepat, selain bisa meningkatkan rasa percaya diri dengan mengenakan busana yang tepat, juga dapat memberikan kesan yang baik terhadap diri Anda. 
Hal-hal yang Harus dihindari saat Wawancara Kerja
Pakaian Kurang Pantas Saat Wawancara (Foto: Thehautemess.com)
Pemilihan busana yang tidak tepat seperti halnya busana kasual yang santai akan menimbulkan kesan pelamar kerja tidak serius untuk bergabung menjadi bagian dari perusahaan. Meskipun busana kasual lebih nyaman, namun untuk keperluan wawancara kerja busana yang formal akan lebih tepat digunakan untuk menunjukkan kesan profesional dalam diri Anda.

2. Tidak Tepat Waktu

Dengan datang terlambat saat wawancara akan menunjukkan kesan negatif, karena dianggap tidak disiplin serta dicap memiliki manajemen waktu yang buruk. Hal ini merupakan kesalahan fatal yang sering dilakukan beberapa orang. Dampak lainnya, perusahaan akan menilai Anda tidak menghormati perusahaan, terlebih lagi Anda belum menjadi bagian dari perusahaan.
Memperhatikan Hal-hal Kecil Saat Wawancara Kerja
Terlambat Saat Wawancara (Foto: Kent.edu)
Memaksimalkan waktu senggang acap kali diabaikan pelamar kerja, hal ini biasa terjadi bagi pelamar yang baru beberpa kali mengikuti sesi interview. Jika diperhatikan, datang tepat waktu akan memberikan keuntangan yang lebih besar, pertama Anda bisa mencari tau nuansa perusahaan Anda melamar, kedua Anda lebih leluasa mempersiapkan materi wawancara.

3. Telepon Berdering Saat Wawancara Kerja

Salah satu kesalahan yang tampaknya sepele namun cukup fatal adalah berderingnya telepon saat sesi wawancara berlangsung. Hal ini akan memberikan kesan bahwa Anda adalah tipe karyawan yang tidak memprioritaskan pekerjaan, oleh karena itu pastikan ponsel dinonaktifkan sebelum sesi wawancara kerja.
Tips Sukses wawancara kerja
Angkat Telpon saat Wawancara (Foto: Everydayinterviewtips.com)
Jika diperhatikan, Foto di atas menggambarkan seorang pelamar kerja yang mengangkat telpon saat wawancara. Tidak banyak, namun ada beberapa orang yang melakukan hal demikian.

4. Saat Wawancara, Tidak Menguasai Info Perusahaan 

Untuk mengetahui seberapa besar minat Anda kepada perusahaan, biasanya pewawancara kerja akan menanyakan beberapa hal tentang perusahaan. Tentu perusahaan akan menganggap Anda tidak siap menjadi dari bagian mereka jika Anda tidak tahu sama sekali tentang perusahaan. 
Hal yang Harus dihindari saat Wawancara
Tidak Menguasai Materi Wawancara (Foto: Anakui.com)
Untuk mengantisipasi hal itu, sebaiknya Anda mencari informasi terkait profil perusahaan sebelum proses wawancara kerja berlangsung. Hal ini juga akan memperlancar proses wawancara, karena Anda terkesan menguasai bahan yang diperbincankan. Manfaat lainnya, Anda tidak akan mengalami perasaan gugup dalam menjawab beberapa pertanyaan. 

Baca Juga: Tips Sukses Menghindari Rasa Gugup Saat Wawancara Kerja. 

5. Tidak Fokus Pada Pertanyaan

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak fokus terhadap pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Akibatnya, jawaban yang diberikan menjadi tidak sesui dengan pertanyaan. Hal ini akan menimbulkan kekhawatiran perusahaan jika nanti anda juga tidak fokus pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Kesan buruk yang harus Anda perhatikan.
Kesalahan Fatal dalam Menjalani Sesi Wawancara
Tidak Fokus (Foto: Thepoke.co.uk)

6. Terlalu Banyak Bicara

Wawancara kerja bertujuan untuk mengetahui karakter dan potensi yang Anda miliki secara langsung, sehingga bisa berkontribusi untuk kepentingan perusahaan. Dalam hal ini perusahaan tidak ingin mengetahui kehidupan pribadi Anda secara keseluruhan, sehingga saat Anda terlalu banyak bicara dengan jawaban yang tidak dibutuhkan oleh perusahaan maka hal itu justru akan membuat pewawancara merasa bosan dan menilai Anda sebagai tipe orang yang lebih suka berbicara dari pada bekerja.
Jawab Pertanyaan Perusahaan Seperlunya
Terlalu Banyak Bicara (Foto: Greenlightrecruitment.co.nz)
Oleh karena itu pastikan jawaban yang Anda berikan berbobot dan to the point sesuai pertanyaan yang diajukan. Selain itu sebaiknya juga tidak perlu membicarakan kejelekan rekan kerja terdahulu di perusahaan yang sebelumnya, karena hal ini justru akan mengesankan Anda sebagai pribadi yang suka bermusuhan.

7. Membawa Minuman saat Wawancara Kerja

Akan sangat tidak pas jika Anda membawa minuman saat wawancara kerja dan menempatkannya di atas meja. Hal ini akan memberikan kesan yang kurang baik pada diri Anda, terlebih jika pandangan mata Anda justru fokus pada minuman Anda daripada melakukan kontak mata dengan pewawancara kerja.

Itulah beberapa kesalahan fatal saat wawancara kerja yang sering tidak disadari oleh pelamar kerja sehingga bisa mengagalkan wawancara kerja. Jika selama ini wawancara kerja yang Anda jalani sering gagal, ada baiknya Anda mulai introspeksi diri terkait kesalahan yang mungkin Anda lakukan saat wawancara kerja.

Gagal Wawancara Karena Gugup, Mungkin Anda tidak Melakukan 5 Trik Mudah Berikut!

Gagal Wawancara Karena Gugup, Mungkin Anda tidak Melakukan 5 Trik Mudah Berikut!
Trik Jitu Sukses dalam Wawancara Kerja - Bagi pencari kerja, momen wawancara kerja merupakan kesempatan untuk maju ke tahap yang lebih menentukan agar diterima bekerja di perusahaan yang dituju. Namun demikian tak jarang, banyak kandidat pelamar kerja yang akhirnya gagal dalam menjalani wawancara kerja hanya karena diserang rasa gugup yang super parah. 
cv-library.co.uk
Bukan hanya ucapan yang menjadi terbata-bata, namun juga pikiran yang tiba-tiba blank tanpa sebab yang jelas,sehingga harapan untuk diterima bekerja pun hanya tinggal angan-angan. Pernahkah Anda mengalami hal itu, atau bahkan sering mengalami kegugupan setiap kali menjalani proses wawancara kerja? Tenang saja, berikut ini adalah beberapa trik yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir rasa gugup sehingga wawancara kerja bisa berlangsung sesuai harapan.

1. Persiapan Dokumen dan Kelengkapan Lainnya

Sebelum hari H wawancara kerja sebaiknya Anda sudah mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan secara teliti, seperti CV dan dokumen pendukung lainnya. Selain dokumen, maka penampilan Anda juga harus dipersiapkan dengan baik, termasuk pemilihan pakaian yang akan dikenakan. 
logicdays.com
Anda tidak perlu menggunakan pakaian mewah agar terkesan glamor, karena untuk sesi wawancara kerja hal itu justru kurang pas, bisa-bisa malah seluruh mata memandang ke arah Anda karena gaya busana pesta yang salah tempat. Pemilihan pakaian yang nyaman dengan desain simple namun elegan justru bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda selama menghadapi proses wawancara kerja, sehingga rasa gugup pun bisa teratasi.

2. Mencari Informasi Mengenai Perusahaan yang Dituju

Sebelum Anda menjalani sesi wawancara kerja, pastikan Anda sudah memiliki banyak informasi mengenai perusahaan yang akan Anda tuju. Hal ini sangat penting bagi Anda untuk mengantisipasi beberapa pertanyaan dari pewawancara yang mungkin akan menanyakan sejauh mana pengetahuan Anda tentang perusahaan. 
directrecruiters.com
Dengan mengetahui profil perusahaan dan sistematika yang ada di perusahaan tersebut, maka kepercayaan diri Anda bisa semakin meningkat. Jangan sampai saat ditanya Anda hanya bisa terdiam dengan keringat dingin bercucuran gara-gara tidak tahu sama sekali tentang perusahaan yang Anda tuju. Anda bisa browsing di internet mengenai profil perusahaan sehingga sudah ada gambaran mengenai perusahaan yang Anda tuju.

3. Melakukan Latihan Wawancara

Meskipun tidak bisa sama persis dengan wawancara kerja yang sesungguhnya, namun dengan melakukan latihan wawancara setidaknya Anda sudah terkondisi dengan suasana ketika wawancara kerja berlangsung. Sehingga ketika Anda benar-benar menghadapi wawancara kerja, rasa gugup sudah berkurang dan Anda bisa lebih percaya diri. 
biggerbras.com
Anda bisa meminta bantuan teman atau saudara untuk berlatih wawancara kerja. Meskipun hanya bersifat latihan, namun sebaiknya tetap dikondisikan seperti wawancara kerja yang sesungguhnya, dalam hal ini Anda dan teman Anda harus serius.

4. Istirahat yang Cukup

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa tidur bisa berpengaruh pada tingkat stress, dimana waktu tidur yang kurang bisa meningkatkan potensi stress yang dialami. Oleh karena itu, pastikan sebelum menjalani wawancara kerja Anda sudah cukup tidur sehingga terhindar dari stress yang berakibat pada rasa gugup saat menjalani sesi wawancara kerja. 
O.onionstatic.com
 Selain itu kondisi tubuh yang kurang fit akibat tidur yang tidak cukup bisa berpengaruh pada konsentrasi Anda dalam mendengarkan pertanyaan dari pewawancara. Bukan hanya gugup saja yang akhirnya menggagalkan wawancara kerja Anda tetapi juga jawaban-jawaban yang kurang tepat akibat konsentrasi Anda yang menurun.

5. Melakukan Olahraga Ringan

Membiasakan diri melakukan olahraga ringan setiap pagi bisa membuat pikiran lebih rileks dan menurunkan tingkat stress maupun kecemasan. Oleh karena itu biasakanlah olah raga pagi secara teratur agar kondisi tubuh dan pikiran lebih fit dan siap menghadapi wawancara kerja. 
Cdn.skim.gs

6. Menarik Nafas Panjang sebelum Masuk Ruangan Wawancara

Perasaan gugup yang Anda alami ketika akan menghadapi sesi wawancara kerja bisa diminimalisir dengan menarik nafas panjang. Dengan cara ini oksigen yang mengalir ke otak bisa lebih banyak dan pikiran pun menjadi lebih rileks. Jangan lupa juga untuk berdo'a menurut agama dan keyakinan Anda sehingga bisa lebih percaya diri. 
womenshealthmag.com

Baca Juga: Panduan Resmi Pembuatan Surat Lamaran Kerja Agar Mudah diterima


Nah, sudah siapkah Anda untuk menghadapi wawancara kerja hari ini? Semoga tidak gugup lagi. Good luck! 

Panduan Pembuatan Contoh Surat Lamaran Kerja Guru Honorer Terbaru 2016, Agar Lamaran Anda Mudah diterima di Sekolah

Panduan Pembuatan Contoh Surat Lamaran Kerja Guru Honorer Terbaru 2016, Agar Lamaran Anda Mudah diterima di Sekolah
Sejauh ini, setiap lamaran yang Anda ajukan tidak diterima oleh pihak penyedia lapangan kerja? Telah melakukan cara terbaik untuk memperoleh pekerjaan? Anda merasa putus asa dengan segala upaya yang telah Anda lakukan? 

Inilah hal biasa yang dialami oleh para pemburu pekerjaan. Merasa belum diberi kesempatan saat ia mendaftarkan diri dalam sebuah instansi. Kegagalan tersebut tidak diimbangi dengan usaha yang giat untuk mencapai kesuksesan saat melamar pekerjaan lainnya. 

Anda melakukan kesalahan fatal. Kami asumsikan Anda tidak teliti saat membaca pengumuman penerimaan guru honorer, Dengan penuh kepercayaan diri, Anda melampirkan berkas yang menjadi syarat utama. Namun tidak memperhatikan hal-hal kecil yang menjadi bumeran saat lamaran kerja ditolak.
Saat memikirkan sebuah langkah untuk mendapatkan sesuatu, keinginan tersebut harus dibarengi dengan tekad yang kuat yang disertai persiapan matang dengan selalu berusaha mencari jalan untuk mewujudkan keinginan tersebut.
Terkait beberapa persiapan yang harus diperhatikan saat melamar pekerjan, telah kami sebutkan secara gamblang pada artikel mudahnya melamar pekerjaan. Secara umum pada artikel tersebut kami bagi ke dalam 3 poin, pertama Apa yang Harus Diperhatikan Para Pelamar Kerja, kedua Panduan Pembuatan CV Professional dan ketiga Contoh Pembuatan Surat Lamaran Kerja.

Belajar Jadi Guru Saat melamar Pekerjaan
Mengajar di Kelas (Foto:Pfl.grad.ncsu.edu)
Karena judul tulisan ini adalah panduan pembuatan surat lamaran kerja jadi guru honorer. Maka akan kami berikan beberapa pertimbangan agar lamaran Anda mudah di terima di sekolah yang Anda daftari.

Melamar Menjadi Guru Berarti Anda Mempersiapkan Diri menjadi Deretan Orang yang Mulia

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pekerjaan seorang guru termasuk dari pekerjaan yang mulia, bahkan dapat dikatakan kemajuan dan kecerdasan suatu bangsa terletak pada jasa seorang guru yang menanamkan nilai-nilai luhur kepada putra dan putri terbaik suatu Negara. Dari seorang guru, akan lahir insinyur, pengusaha, ilmuwan, professor dll. 

Niat yang mulia ini, tentunya harus dibarengi dengan keikhlasan dalam menjalaninya. Keikhlasan tersebut akan berimplikasi pada lahirnya tunas bangsa yang berkualitas. Tidak hanya dinikmati saat masih hidup, hingga meninggalpun jasa seorang guru akan di kenang.

Karena menjadi pendidik termasuk dari pekerjaan mulia, banyak lulusan sarjana yang berkeinginan mengabdikan diri dengan menekuni profesi pengajar di sekolah-sekolah. Selain untuk mendapatkan pekerjaan, keinginan tersebut dilatarbelakangi oleh tuntutan sebagai sarjana kependidikan yang telah diamanahkan. 

Dari banyaknya lulusan universitas ternama tentunya akan berdampak pada persaingan yang tidak mudah. Karena persaingan menjadi guru tidaklah mudah, maka pada artikel ini tekankan beberapa keahlian penunjang dalam memudahkan cita-cita mulia tersebut. Lalu kami lanjutkan dengan tips agar diterima jadi guru di sekolah.

Kuasai keahlian yang dibutuhkan Seorang Guru

Sebelum Anda membuat surat lamaran menjadi guru, ada baiknya bercermin kepada diri sendiri. Apakah saya sudah layak menjadi guru, Apakah saya memiliki kecakapan menjadi guru, Apakah saya sanggup mengemban amanah mulia ini. 

Jika pertanyaan-pertanyaan di atas ada pada diri Anda maka jangan menunggu waktu, segeralah mendaftarkan diri sebagi guru disebuah sekolah dengan melampirkan surat lamaran kerja Anda.

Bagaimana jika sebaliknya, tindak-tanduk kehidupan sehari-hari tidak mencerminkan sebagai guru, tidak memiliki kemampuan sebagai guru, bahkan untuk micro teaching pun masih kewalahan. Jika Anda berada pada kondisi ini, sebaiknya urungkan niat dan jangan buang2 waktu, carilah pekerjaan yang sesuai dengan Anda.

Imbangi Keahlian dengan Kecakapan Penunjang Lainnya

Sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas, di luar sana ada banyak lulusan sarjana yang siap bersaing memperebutkan profesi ini. Oleh karena itu, lengkapi kemampuan Anda untuk mengungguli para pelamar lainnya. 

Berhubung sekarang adalah era digital bahkan ada kebijakan baru tentang MEA, maka kemampuan mengoperasionalkan komputer serta komunikasi berbahasa asing adalah kemampuan yang harus dimiliki guru. 

Jangan ragu untuk mencantumkan kemampuan di atas dalam CV lamaran kerja sebagai nilai tambah dalam melamar pekerjaan.


Lakukan Tips ini Sebelum Melamar Menjadi Guru Honorer

Seperti halnya dengan surat lamaran pada umum, dapatkan informasi sebanyak mungkin saat melamar pekerjaan ini, cari informasi seputar sekolah yang akan didaftari, dapat melalui karyawan, siswa atau guru di sekolah tersebut atau mungkin dapat diperoleh dari internet.

Tips diterima saat Melamar Kerja jadi Guru
Jadi Guru Sekolah (Foto: Static-secure.guim.co.uk)
Perbanyak relasi dengan guru-guru, meskipun guru tersebut tidak mengajar di sekolah yang akan didaftari, setidaknya ada informasi tambahan mengenai pengalaman mereka saat mendaftar, jalin komunikasi dan cari tahu apa saja yang harus dipersiapkan.

Setelah Anda melakukan kedua tips di atas, persiapan yang lebih matang tentunya berasal dari diri Anda, Sejauh mana wawasan yang Anda miliki, bagaimana penampilan Anda hingga perhatikan kelayakan Anda sebagai pengajar (micro teaching, materi hingga metode mengajar).

Contoh Surat Lamaran Kerja Guru Honorer di Lembaga Pendidikan Swasta Maupun Negeri

Idealnya surat lamaran kerja di tulis tangan oleh pelamar, namun jika tidak ada ketentuan ini sebaiknya Anda menggunakan hsil ketikan tangan, lebih praktis dan lebih rapi. Selain itu persiapkan juga kelengkapan berkas lainnya seperti: Ijazah s1, Riwayat Hidup, Transkip Nilai, Pas Foto, Sertifikat, KTP dan akta IV jika diperlukan, sebagai bahan pertimbangan pihak sekolah.

Perihal: Permohonan Tenaga Pengajar Honorer

Kepada Yth:
Kepala Sekolah SMK I Bina Tunggal

di 
     Semarang

Dengan hormat,
Saya yang beridentitas di bawah ini:

Nama                                         : Ilyas Batu
Tempat dan Tanggal Lahir        : Semarang, 24 Februaru 1988
Pendidikan Terakhir                  : Sarjana Pendidikan Matematika
Alamat Domisili                        : Nologaten, No 19 Semarang
No Telp                                     : 085239831412

mengajukan permohonan menjadi tenaga pendidik di tempat yang Bapak pimpin. Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkankan beberapa berkas berikut:

  1. Foto Copy Transkip Nilai Legalisir 1 Lembar 
  2. Foto Copy Ijazah Terakhir Legalisir 1 Lembar
  3. Foto Copy KTP 1 Lembar
  4. Pas Poto ukuran 3 x 4 3 Lembar dan 4x6 1 Lembar
  5. Daftar Riwayat Hidup 1 Lembar
Demikianlah, Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terimah kasih.

Semarang, 25 Mei 2016
Hormat saya,


Ilyas Batu, S.Pd.

Demikianlah Tips dan Panduan Pembuatan Surat Lamaran Kerja Guru Honorer Agar Mudah diterima di Sekolah. Selamat Bekerja
Copyright © Contoh Surat Terbaru 2016. All rights reserved. Template by CB