Contoh Surat Terbaru 2016

Contoh Cara Pembuatan Surat Penawaran Terbaru yang Baik dan Benar

Contoh Cara Pembuatan Surat Penawaran Terbaru yang Baik dan Benar
Anekasurat.com, Contoh Surat Penawaran Terbaru – Surat penawaran merupakan jenis surat yang banyak digunakan dalam transaksi bisnis untuk mempermudah kelancaran aktivitas ekenomi dengan pihak-pihak terkait.

Umumnya, jenis surat ini banyak digunakan untuk tawar menawar berupa jasa, barang, produk bahkan digunakan untuk mempererat kerjasama dengan perusahaan tertentu. Sebagai contoh perusahaan A mempunyai hasil produksi barang berupa makanan, lalu ia berkeinginan agar hasil produksi tersebut dijual di minimarket pilihan maka perusahaan A membuat surat penawaran yang ditujukan kepada pihak minimarket.

Karena jenis surat in banyak digunakan untuk keperluan perdagangan, maka banyak juga yang menyebutnya dengan surat bisnis, meskipun dalam perkembangan banyak digunakan selain kepentingan perniagaan.

Contoh Surat Penawaran Jasa Terbaru
Format Surat Penawaran / Tkc.edu
Lebih jauh, surat penarawan barang ini akan berkembang menjadi surat penawaran kerjasama bilamana kedua bela pihak merasa diuntungkan dengan permintaan yang dilakukan pada saat pertama kali transaksi dilaksanakan. Untuk melengkapi jalinan kerjasama ini, dibuatlah sebuah surat tambahan (baca: surat pernyataan) untuk mengikat kesepakatan yang telah terjalin.

Dari uraian di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa surat penawaran adalah surat usaha yang diperuntukkan untuk menawarkan produk tertentu kepada pihak perusahaan yang bergerak dibidang penjualan.

Contoh Surat Penawaran Terbaru 2016

1. Surat Penawaran Barang dan Jasa
Contoh Surat Penawaran Barang 
Bogor, 03 Agustus 2016
Kepada Yth
PT. Guna Karya

Di,-
Bogor

No. : 053/PNWRN/2016
Hal : Penawaran Barang
Lamp. : 1 Berkas

Dengan Hormat

Dengan surat ini kami bermaksud memperkenalkan perusahaan kami PT. Karya Insani, dengan alamat di Jl. Borong Cela No. 234 Bogor. Kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang distributor kertas dan telah bekerja sama dengan berbagai toko dan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan.

Sesuai informasi yang kami peroleh, CV Guna Karya adalah perusahaan yang menjual berbagai produk kertas yang sedang berkembang pesat dan membutuhkan pasokan barang dengan harga yang bersaing.

Sehubungan dengan hal itu, kami mengajukan penawaran untuk menjadi pemasok kertas untuk perusahaan yang bapak kelola. Besar harapan kami, penawaran ini dapat terjalin dalam bentuk kerjasama sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak. Sebagai bahan pertimbang, telah kami lampirkan daftar harga kertas yang kami sediakan.

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya kami sampaikan banyak terima kasih.

Hormat kami,
PT. Karya Insani

2. Surat Penawaran Produk

Secara sederhana surat penawaran produk diartikan sebagai surat elektronik yang berisikan penawaran kerjasama produk dengan perusahaan tertentu. Penawaran ini wajib berisikan informasi lengkap mengenai produk apa yang akan ditawarkan kepada buyer.
Contoh Surat Penawaran Produk
Kesepakatan Penawaran Kerjasama Produk / Directhousebuyer.co.uk
Untuk meyakinkan calon pembeli atau pihak perusahaan, diperlukan data tambahan berkaitan dengan produk yang telah diproduksi, semisal data penjualan yang semakin meningkat, jika produk yang ditawarkan adalah produk kecantikan maka seharusnya mencantumkan hasil uji pengunaan yang tidak membahayakan, dll.

Contoh Surat Penawaran Produk 
Rinso Masa Kini

Jl. Togel 9 No 90 Bandung
No. Tlp. 021 888 378
No. Fax 021 121 121

Bandung 4 Agustus 2016

Kepada Yth,
Purchasing Manager Supermarket
Bapak Reno Sutarjo
Jl. Simanjuntak No. 567 Bandung

di-Bandung

Perihal : Penawaran Rinso Pembasmi Kuman

Dengan hormat,

Bersama ini kami bermaksud untuk mengajukan surat penawaran kepada Bapak mengan produk kami dengan uraian sebagai berikut :

Rinso Pembasmi Kuman Masa Kini

Merupakan sebuah produk detergen yang sangat higienis, dengan kandung antiseptic berdasarkan uji laboratorium terkemuka. Produk ini memiliki sejumlah kelebihan berupa ampuh menjaga kesehatan dan melindungi penggunan dari serangan kuman.

Adapun harga dari produk ini adalah Rp. 75.000,- (tuju puluh lima ribu rupiah) per sachet. Bapak dapat membandingkan harga regular di market, yaitu sekitar Rp. 150.000,- per sachet. Berbeda dengan harga yang akan kami tawarkan kepada bapak yaitu harga promo yang sangat murah, untuk kedepannya kami tidak akan mematok harga yang tinggi.

Bersama ini, kami juga melampirkan sample uji laboratorium serta informasi tambahan lainnya.

Demikian surat penawaran ini kami buat dengan harapan akan terjadi kemitraan yang menguntungkan antara kami dan pihak supermarket. Atas perhatian serta kerja samanya, kami sampaikan banyak terimakasih.

Hormat kami,
Rinso Masa Kini,

Massalokoto
Marketing Manager

Contoh Surat Pernyatan Terbaru 2016 Berbagai Keperluan

Contoh Surat Pernyatan Terbaru 2016 Berbagai Keperluan
Anekasurat.com, Contoh Surat Pernyatan Terbaru - Surat pernyataan adalah surat yang digunakan oleh individu untuk menjelaskan keadaan yang sedang dialami untuk keperluan tertentu. Jenis surat ini sering digunakan untuk melengkapi berkas maupun dokumen yang ada sebagai alat bukti maupun keperluan tertentu (Baca: Pengertian Surat).
Contoh Surat Pernyataan Terbaru
Menulis Surat Pernyataan / Theodysseyonline.com
Dari pengertian tersebut, ada 3 penekanan dalam surat pernyataan yaitu subjek yang akan diterankan, obyek (tujuan pembuatan surat) dan saksi pihak-pihak terkait yang disertai dengan tanda tangan. Bahkan dalam keadaan tertentu dibutuhkan stempel serta tanda tangan di atas materai untuk menerankan surat yang bersifat resmi.

Agar tidak memiliki kerancuan dalam memaknai pengertian di atas, akan kami jelaskan jenis surat pernyataan yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan dua pengelompokan umum. di antaranya:

Surat Pernyataan yang Dikeluarkan oleh Instansi Resmi
1. Pernyataan berkelakuan baik, yaitu surat yang biasa dikeluarkan oleh instansi pemerintahan maupun lembaga kemasyarakatan untuk kelengkapan berkas tertentu, seperti syarat masuk universitas, menerima beasiswa, dll. Contoh: Surat Berkelakuan Baik dari Polisi.

2. Pernyataan bebas narkoba, yaitu surat yang biasa dikeluarkan oleh lembaga kemasayarakatan yang bergerak d bidang kesehatan, digunakan untuk melengkapi berkas yang diperlukan seperti syarat masuk menjadi anggota polisi, tentara dan sejenisnya. Terkadang juga digunakan sebagai syarat masuk universitas maupun mengikuti program beasiswa. Contoh: Surat Pernyataan Bebas Narkoba dari Laboratorium maupun Instansi kesehatan.

3. Pernyataan keanggotaan, yaitu surat yang menerankan pribadi tertentu yang menjadi bagian dari sebuah lembaga, digunakan sebagai alat bukti maupun kelengkapan berkas. Contoh: Surat pernyataan keanggotaan organisasi, surat pernyataan keanggotaan di tempat kerja, surat pernyataan mahasiswa aktif, dll.

Perlu kami tekankan bahwa jenis surat ini bersifat resmi, sehingga kop surat dan stempel adalah kelengkapan yang harus tertera dalam surat.

Surat Pernyataan yang Dikeluarkan oleh Pribadi Individu
Jenis surat ini berupa surat keterangan yang dibuat sendiri oleh yang bersangkutan, tidak di bawah suatu instansi. Ada dua jenis surat pernyataan individu, Pertama: surat pernyataan yang digunakan untuk menerankan sesuatu yang akan dilaksanakan sebagai kelengkapan berkas. Di antaranya: surat pernyataan kesanggupan kerja, surat pengunduran diri, surat pernyataan jual beli, pernyataan utang piutang, Dll.

Kedua: Surat pernyataan untuk menerankan sesuatu yang telah terjadi digunakan sebagai alat bukti.

Kegunaan Surat Pernyataan dalam Kehidupan Sehari-hari

Jika kita klasifikasi berdasarkan beberapa pengertian di atas, setidaknya kita dapat menemukan tiga kegunaan surat pernyataan:

Untuk Pembuat Surat, jenis surat ini digunakan sebagai syarat kelengkapan berkas yang diperlukan penerima surat (baca: melamar pekerjaan). Dengan kata lain, surat ini berguna untuk mendapatkan pengakuan dari penerima surat. Seperti yang kami singgung di atas, sebagai pernyataan sanggup bekerja, sanggup menjalankan program beasiswa, dll.

Untuk Penerima Surat, Jenis surat ini digunakan sebagai bukti tertulis yang memiliki kekuatan hukum (jika terdapat tanda tangan di atas materai). Bukti ini digunakan sebagai alat dalam menagi pernyataan yang telah dilakukan oleh pihak terkait bila tidak melakukan pernyataan yang telah dituliskan dalam surat.

Bagi Pihak Ketiga, jenis surat ini digunakan untuk menjamin sesorang yang tertuang dalam surat, seperti pernah menjadi anggota organisasi, pernah bekerjasama, pernah sekolah, pernah kuliah, dll. Jenis surat ini banyak digunakan oleh instansi swasta maupun negri untuk keperluan tertentu.

 Contoh Surat Pernyataan Terbaru 2016

Surat Pernyataan Kesanggupan Kerja
Yang bertanda tangan di bawah
Nama : Indarwati
Tempat dan tanggal lahir : Majalengka, 20 Agustus 1995
Agama : Islam
Alamat : Jl Dipanegoro No 201 Majalengka

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa saya :

1. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan sesuatu tindak pidana kejahatan;

2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

3. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri / Pegawai Negeri;

4. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah;

5. Tidak sedang menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik;

6. Bersedia menjalani ikatan dinas sekurang-kurangnya dua tahun, atau sebagaimana yang ditentukan.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya, dan saya bersedia dituntut dimuka pengadilan serta bersedia menerima segala tindakan yang diambil oleh Pemerintah, apabila dikemudian hari terbukti pemyataan saya tidak benar.

Majalengka, 20 Agustus 2016

Yang membuat pernyataan,
Materai Rp. 6.000,-

Indarwati

Contoh Surat Pernyataan Kesanggupan Mengikuti Program Beasiswa
Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Indarwati
Tempat dan tanggal lahir : Majalengka, 20 Agustus 1995
Agama : Islam
Alamat : Jl Dipanegoro No 201 Majalengka 

Dengan ini menyatakan bahwa saya sanggup mematuhi peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Yayasan Beasiswa Majalengka. Apabila di lain waktu saya melanggar peraturan yang telah ditetapkan, maka saya bersedia menerima sanksi yang berlaku oleh Yayasan Beasiswa Majalengka.

Demikianlah surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya, dengan kesadaran penuh tanpa paksaan, dan untuk digunakan sebagaimana mestinya. Terima kasih.

Majalengka, 20 Agustus 2016

Yang membuat pernyataan,
Materai Rp. 6.000,-

Indarwati

Lulus Kuliah Sulit dapat Kerja? 7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Saat Duduk di Bangku Kuliah

Lulus Kuliah Sulit dapat Kerja? 7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Saat Duduk di Bangku Kuliah
Anekasurat.com - Momen wisuda menjadi simbol keberhasilan bagi para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya. Di sisi lain momen juga menjadi tanda bahwa perjuangan baru saja dimulai, salah satunya adalah dalam berjuang mendapatkan pekerjaan. Banyaknya lulusan baru menjadi tantangan tersendiri bagi para freshgraduate untuk mendapatkan pekerjaan.

Tingginya persaingan dalam dunia kerja tentu membutuhkan energi ekstra bagi para job seeker agar mampu memenangkan persaingan dan mendapatkan pekerjaan yang diharapkan. Tak jarang tingginya persaingan di antara para freshgraduate yang mencari kerja menimbulkan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Terlebih lagi, saat Anda menjadi mahasiswa hanya izin ke dosen dan tidak rutin mengikuti kegiatan perkuliahan.

Lalu apa sajakah yang bisa menyebabkan seorang freshgraduate sulit untuk mendapatkan pekerjaan? Berikut akan kami sebutkan beberpa yang harus Anda persiapkan sebelum lulus kuliah agar tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan yang Anda inginkan.

Sulit dapat Pekerjaan saat Tamat Kuliah


Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan freshragduate sulit mendapatkan pekerjaan.

Kenali Beberapa Hal Berikut, Lalu Persiapkan Sejak Masih Duduk di Bangku Kuliah!

1. Minim Pengalaman

Meski banyak perusahaan yang menerima lulusan baru sebagai karyawannya, namun jumlah karyawan yang dibutuhkan tidak sebanding dengan jumlah freshgraduate yang ada setiap tahunnya, sehingga banyak di antara freshgraduate yang akhirnya harus gagal dalam mendapatkan pekerjaan. Hal ini semakin diperparah dengan minimnya pengalaman yang dimiliki oleh lulusan baru dalam dunia kerja.

Untuk mengantisipasi hal ini maka ada baiknya mahasiswa memiliki pengalaman sebelumnya yaitu dengan mencari pekerjaan sampingan saat kuliah ataupun magang demi memperoleh pengalaman kerja. Namun demikian bagi yang belum memiliki pengalaman, maka hal ini bisa disiasati dengan menambah skill sesuai dengan bidang yang diminati seperti mengikuti kursus ataupun workshop yang bermanfaat untuk meningkatkan skill yang dimiliki.

2. Tidak Sesuai dengan Kualifikasi

Salah satu hal yang menyebabkan seorang freshgraduate gagal mendapatkan pekerjaan adalah karena melamar pekerjaan tanpa melihat kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Perusahaan yang mensyaratkan pengalaman hingga kualifikasi program studi seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi freshgraduate untuk melamar pekerjaan yang dimaksud.

Jika kualifikasi yang dimiliki tidak sesuai dengan syarat yang diajukan oleh perusahaan, maka melamar pekerjaan pada perusahaan tersebut hanya akan berbuah sia-sia dan membuang waktu saja. Oleh karena itu, sebelum mengajukan lamaran pekerjaan pastikan bahwa kualifikasi yang dimiliki telah sesuai dengan syarat yang diajukan oleh perusahaan.

Baca Juga: Panduan Jitu Pembuatan Surat Lamaran Kerja

3. Minimnya Koneksi 

Tidak dipungkiri jika minimnya koneksi maupun jaringan yang dimiliki akan berpengaruh pada kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Membangun jaringan di sosial media seperti Linkedln bisa memungkinkan Anda untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai kesempatan kerja yang sesuai dengan bidang yang Anda minati.

4. Kurangnya Rasa Percaya diri

Kurangnya rasa percaya diri akan sangat terlihat ketika freshgraduate menjalani sesi wawancara kerja. Meskipun sebenarnya memiliki prestasi maupun skill yang dibutuhkan oleh perusahaan, namun jika selama sesi wawancara kerja Anda kurang percaya diri dan cenderung gugup maka bukan tidak mungkin Anda akan mengalami kegagalan dalam mendapatkan pekerjaan.

5. Tidak ada Nilai Tambah

Perusahaan tentu menginginkan karyawan yang terbaik untuk mengisi jabatan yang ditawarkan, sehingga kandidat yang dipilih biasanya adalah yang memiliki nilai tambah. Dalam hal ini, pengalaman berorganisasi selama kuliah maupun prestasi lain yang medukung serta skill yang dikuasai menjadi point penting yang sebaiknya dipersiapkan baik-baik sebelum mengajukan surat lamaran kerja.

6. Terlalu Selektif dalam Memilih Pekerjaan

Mempertahankan sikap idealisme dengan memilih pekerjaan yang sesuai bidang ilmu yang ditempuh sebelumnya tentu bukanlah hal yang salah. Namun dengan tingginya angka persaingan kerja saat ini, terlalu selektif dalam memilih pekerjaan justru akan mempersulit dalam memperoleh pekerjaan.

Baca Juga: Kesalahan-Kesalahan Berulang yang diabaikan Pelamar Kerja

Kalaupun akhirnya diterima bekerja di bidang pekerjaan yang mungkin tidak sesuai dengan minat sebelumnya, hal ini bukanlah halangan bagi Anda untuk mengembangkan karir yang lebih baik lagi. Tidak ada salahnya mencoba pekerjaan yang mungkin tidak sesuai dengan background ilmu yang dimiliki, toh pekerjaan tersebut bisa menjadi pengalaman berharga bagi Anda terutama untuk menambah daftar pengalaman kerja di CV Anda.

7. Nilai di bawah Standar

Tidak sedikit perusahaan yang mencantumkan syarat minimal IPK yang harus dipenuhi untuk melamar kerja di perusahaan tersebut. Nilai di bawah standar tentu tidak bisa memenuhi kualifiikasi yang disyaratkan oleh perusahaan. Untuk mengantispasi hal ini, maka sebaiknya Anda memilih perusahaan yang tidak mencantumkan syarat minimal IPK.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab sulitnya freshgraduate mendapatkan pekerjaan. Kegagalan dalam mencari pekerjaan bisa menjadi motivasi bagi Anda untuk berwirausaha, siapa tahu justru Anda yang akan membutuhkan karyawan.

Tips Promosi Kerja: 7 Hal yang Harus Anda Tumbuhkan dalam Dunia Kerja

Tips Promosi Kerja: 7 Hal yang Harus Anda Tumbuhkan dalam Dunia Kerja
Anekasurat.com - Memiliki karir kerja yang bagus dan meningkat ke jenjang karir yang lebih tinggi tentu menjadi dambaan setiap karyawan. Karir yang meningkat tentu akan diikuti kompensasi yang meningkat pula, dan salah satu peluang untuk bisa mendapatkan promosi kerja merupakan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Untuk bisa mendapatkan promosi kerja secara cepat, maka membutuhkan proses yang tidak gampang. Namun demikian bukan berarti promosi kerja tidak bisa Anda dapatkan. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan jika ingin cepat mendapatkan promosi kerja
Tata Cara Mendapatkan Pekerjaan Yang Lebih Baik
Tips Mendapatkan Promosi Kerja (Foto: Flurtmag.com)
1. Sikap Antusias

Sikap antusias memiliki kecenderungan untuk menurun terutama bagi Anda yang telah bekerja dalam waktu yang cukup lama, contoh sederhanya adalah ketika memulai bekerja di hari Senin. Pada dasarnya sikap antusias tergantung pada persepsi diri sendiri, semakin Anda merasa bahwa pekerjaan Anda membosankan dan tidak menyenangkan maka hal itu justru akan memperburuk kondisi pekerjaan Anda.

Jika Anda menginginkan untuk mendapatkan promosi pekerjaan, maka sebaiknya Anda memupuk sikap antusias yang menurun agar bisa meningkat. Dengan sikap antusias yang tinggi maka Anda akan lebih bersemangat untuk bekerja dan pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan hasil yang maksimal sesuai harapan.

2. Efisien

Melakukan pekerjaan secara efektif tentu akan memberikan hasil yang lebih baik sesuai dengan target yang telah ditentukan. Jika Anda melakukan pekerjaan secara efektif maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pun menjadi lebih sedikit namun demikian mampu mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga: Hal Sepele yang Sering Dilewatkan dalam Dunia Kerja

Hal ini bisa menunjukkan konsistensi Anda dalam bekerja dan bagaimana Anda dalam memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang optimal. Tentunya kondisi ini akan memberikan kesan yang baik pada diri Anda dan penilaian yang positif dari atasan Anda.

3. Memiliki Keunggulan

Untuk bisa mendapatkan promosi kerja, maka syarat utama yang harus Anda miliki adalah memiliki keunggulan dibandingkan dengan karyawan yang lainnya. Tentunya bukan perkara mudah untuk bisa lebih unggul dari karyawan lainnya, namun dibutuhkan kerja keras yang konsisten. Dalam hal ini Anda harus bisa melebihi ekspektasi dari atasan Anda di kantor dengan melakukan pekerjaan secara maksimal dan menunjukkan kompetensi Anda dalam bekerja.

4. Datang Lebih Awal

Meski tampaknya sepele, namun datang lebih awal ke kantor bisa memberikan kesan yang baik terhadap diri Anda terutama dalam hal kedisiplinan dalam bekerja. Meski Anda bekerja dalam bidang yang memiliki jam kerja fleksibel, namun kebiasaan datang ke kantor lebih awal bisa memberikan kesempatan pada diri Anda untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sehingga pada akhirnya membuat Anda bisa lebih produktif lagi dalam bekerja.

5. Mudah Beradaptasi

Mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja termasuk pada rekan kerja dalam sebuah tim yang solid untuk menyelesaikan pekerjaan bisa menjadi cara yang tepat bagi Anda untuk mendapatkan promosi kerja. Kebiasaan membantu dan menjalin kerja sama yang baik dengan sesama rekan kerja bisa membuat pekerjaan lebih cepat selesai dengan hasil yang maksimal sehingga bisa lebih produktif dalam bekerja.

6. Menjadi Pribadi yang Menyenangkan

Dalam menjalani sebuah pekerjaan, seseorang akan lebih suka untuk bekerja sama dengan rekan kerja yang menyenangkan dan tidak suka mengeluh. Tentunya Anda akan tampak lebih menonjol diantara rekan kerja di kantor jika semua orang menyukai Anda dan menilai Anda sebagai pribadi yang menyenangkan.

7. Tidur yang Cukup

Meski tampaknya sepele, namun tahukah Anda jika dengan istirahat yang cukup bisa berpengaruh pada peluang Anda mendapatkan promosi kerja? Promosi kerja bisa diperoleh berdasarkan evaluasi kinerja yang bagus jika dibandingkan dengan rekan kerja yang lain, dan salah satu cara untuk bisa meningkatkan performa kinerja adalah dengan menjaga konsentrasi dalam bekerja. Namun konsentrasi dan performa kerja Anda akan terganggu jika Anda tidak cukup tidur.

Akibatnya kemampuan untuk fokus dalam bekerja menjadi terganggu sehingga pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik dan produktivitas pun menurun. Tentunya hal ini akan menghalangi Anda untuk bisa memperoleh promosi kerja yang diinginkan selama ini. Nah, sudah siapkah Anda untuk mendapatkan promosi kerja hari ini?

6 Hal Sepele ini, dapat Membimbing Anda Mendapatkan Pekerjaan yang diinginkan

6 Hal Sepele ini, dapat Membimbing Anda Mendapatkan Pekerjaan yang diinginkan
Ketatnya persaingan dalam dunia kerja mungkin sudah bukan hal yang baru lagi bagi para pencari kerja. Jumlah pencari kerja yang begitu banyak tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang luas, sehingga masing-masing kandidat pelamar kerja harus benar-benar memiliki kelebihan untuk bisa menarik perusahaan dan merekrutnya sebagai karyawan.

Setiap pelamar kerja tentu ingin mendapatkan pekerjaan yang diharapkan, di lain pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kandidat pelamar kerja yang terbaik untuk menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Jika selama ini Anda masih gagal setelah berulang kali melamar pekerjaan di perusahaan tertentu, jangan patah semangat dan tetaplah berusaha untuk meraih pekerjaan impian Anda.

Cara Tepat Memiliki Pekerjaan

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar cepat mendapatkan pekerjaan.

1. Membuat Daftar Pekerjaan Sesuai dengan Kompetensi yang Dimiliki

Tidak dipungkiri jika pelamar kerja menginginkan pekerjaan sesuai dengan background pendidikan yang dimiliki sebelumnya. Ada beberapa jenis pekerjaan yang bisa diisi dengan latar belakang pendidikan tertentu, sehingga Anda bisa membuat daftar pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan keahlian Anda dalam bidang masing-masing. Dengan membuat daftar ini maka akan membuat Anda fokus pada jenis pekerjaan yang Anda inginkan.

2. Mengetahui Job deskripsi dari Pekerjaan yang Dituju

Beberapa perusahaan akan mencantumkan job deskripsi dalam posisi pekerjaan yang sedang dibuka, ada baiknya Anda benar-benar mencermati tugas-tugas tersebut dan mencocokannya dengan kompetensi yang Anda miliki. Meskipun beberapa perusahaan memberikan kelonggaran terkait latar belakang pendidikan, namun hal ini juga harus diimbangi dengan skill dan kemampuan Anda dalam bidang tersebut.

Baca Juga: Tata Cara Pembuatan Surat Lamaran Kerja Terbaru Agar Mudah diterima (Panduan Resmi 2016)

Jika memang Anda berminat untuk mengambil pekerjaan tersebut, maka sudah sepantasnya Anda memiliki kemampuan untuk melakukan tugas dalam pekerjaan itu dengan baik sehingga Anda tidak merasa terbebani dengan tugas-tugas tersebut.

3. Membuat Resume yang Efektif

Jika Anda sudah menemukan kesempatan kerja pada bidang yang sesuai dengan keinginan, maka langkah selanjutnya adalah membuat resume dan surat lamaran kerja yang efektif. Dalam hal ini resume yang Anda buat harus benar-benar efektif dan menjual sesuai dengan kualifikasi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Hindari pembuatan surat lamaran kerja yang bertele-tele dan tidak tepat sasaran.

4. Mengaktifkan Jaringan

Ada beberpa kesempatan kerja atau lowongan dari perusahaan yang justru tidak dipublikasikan dan hanya berdasarkan rekomendasi karyawan yang sudah ada. Sehingga informasi dari mulut ke mulut menjadi media untuk mencari karyawan baru.

Untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan tersebut maka Anda bisa mengaktifkan jaringan yang telah dimiliki, seperti bertanya pada sesama alumni, forum lowongan kerja, teman, kerabat, hingga jaringan di media sosial. Selain menjadi sumber informasi dalam mencari pekerjaan, forum juga dapat membantu dalam berbagai hal, seperti sharing seputar tips sukses wawancara kerja, apa saja yang harus dipersiapkan, dll. Tidak perlu malu jika Anda sedang mencari pekerjaan, karena semakin banyak yang mengetahui maka akan semakin terbuka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

5. Menjadi Sukarelawan

Aktif dalam kegiatan sosial bisa menjadi cara bagi Anda untuk lebih mudah mendapatkan pekerjaaan. Dengan menjadi bagian dari suatu komunitas atau aktifvitas sosial tertentu memungkinkan Anda untuk memiliki koneksi yang lebih luas, sehingga lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja tertentu. Selain itu pengalaman menjadi relawan dalam kegiatan sosial bisa menjadi nilai tambah bagi Anda di mata perusahaan.

6. Bijak dalam Menggunakan Media Sosial

Media sosial saat ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, tak jarang semua aktivitas bahkan diunggah di media sosial tanpa berpikir panjang. Bagi Anda yang sedang sibuk mencari pekerjaan, media sosial bisa menjadi sarana untuk medapatkan informasi lowongan pekerjaan. Namun demikian, di lain pihak Anda juga harus bijak dalam menggunakan media sosial, baik itu dalam hal konten yang diunggah maupun komentar-komentar yang Anda tulis di media sosial.

Beberapa perusahaan mencari kandidat pelamar kerja melalui media sosial, sehingga jika kandidat tersebut mengunggah konten atau komentar negatif bukan tidak mungkin akan langsung di eliminasi dari daftar kandidat yang dibutuhkan meskipun sebenarnya potensial untuk mengisi posisi yang sedang dibutuhkan.

Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar cepat mudah mendapatkan pekerjaan. Tetaplah semangat dan tingkatkan skill Anda untuk meraih pekerjaan yang Anda inginkan. Goodluck!

Contoh Serta Tata Cara Pembuatan Surat Kuasa (Panduan Terbaru 2016)

Anekasurat.com – Pengertian Surat Kuasa, Secara sederhana Jenis surat ini dapat diartikan sebagai pelimpahan wewenan dari pemberi kuasa ke penerima kuasa (Wikipedia: Surat Kuasa). Surat kuasa muncul disebabkan oleh pemberi kuasa memiliki halangan untuk melakukan sesuatu yang penting. Halangan-halangan ini tidak memungkinkan pemberi kuasa untuk hadir dalam pertemuan yang telah diagendakan. Semisal: halangan sakit, di luar kota, ada kesibukan yang lebih utama.

Karena alasan ini, pemberi kuasa memberikan wewenan/pelimpahan hak kepada seseorang (penerima kuasa) untuk menggantikan dalam agenda tersebut. Lebih sederhana kami akan memberikan dua contoh agar mudah dipahami. 
1. Terkait dengan Pengambilan Dokumen (Ijasah, Transkip Nilai, Rapor, BPKB, dll)

Mahasiswa A berhalangan hadir (sedang di luar kota) untuk mengambil transkip nilai di universitas maju pada tanggal yang telah di tentukan (20 - 27 Apri 2016). Karena berhalangan hadir, ia melimpahkan kehadiranya dalam bentuk surat kuasa kepada mahasiswa B untuk mewakili dalam pengambilan transkip nilai.

2. Terkait dengan Pengambilan Gaji (Pegawai Negri maupun PNS)

Pegawai A berhalangan hadir (sakit, butuh istrahat seminggu di rumah sakit) untuk mengambil gaji di perusahaan Maju pada tanggal yang telah disepakati (1 – 7 Mei 2016). Karena tidak dapat menghadiri, ia memberikan kuasa kepada pegawai B untuk mengambil gaji yang telah ia terima.

3. Begitu seterusnya.
Surat kuasa dibuat karena pemberi kuasa memiliki halangan, tidak memungkinkan untuk hadir dalam pertemuan yang telah diagendakan. Karena alasan ini, pemberi kuasa memberikan wewenan/pelimpahan kepada seseorang (penerima kuasa) untuk menggantikan dalam agenda tersebut.
Lebih jauh, pelimpahan wewenan ini dapat meliputi segala hal yang dikategorikan ke dalam dua bagian: Pertama, Surat Kuasa Formal; Kedua, Surat Kuasa Non-Formal.

Dua kategori ini yang menentukan legalitas surat kuasa, meskipun ketentuan kedua jenis surat ini berbeda namun keduanya dapat dijadikan sebagai barang bukti atau alat untuk mewakili pemberi kuasa dalam mendapatkan sesuatu. (baca: pengertian surat) Agar Anda tidak salah memahami terkait dengan kedua jenis surat kuasa perhatikan perbedaan mencolok di bawah ini:

Perbedaan Format Surat Kuasa Formal dan Non-Formal

Surat Kuasa Formal 
  1. Kepala Surat
  2. Nomor Surat
  3. Identitas Pemberi Kuasa
  4. Identitas Penerima Kuasa
  5. Hal yang Dikuasakan
  6. Waktu Pemberian Kuasa
  7. Tanda Tangan Pemberi Kuasa (Materai)
  8. Tanda Tangan Penerima.
Surat Kuasa Non-Formal
  1. Identitas Pemberi Kuasa
  2. Identitas Penerima Kuasa
  3. Hal yang Dikuasakan
  4. Waktu Pemberian Kuasa
  5. Tanda Tangan Pemberi Kuasa (Materai)
  6. Tanda Tangan Penerima
Setelah membedakan kedua jenis surat kuasa di atas, mungkin ada beberapa pertanyaan yang timbul dalam benak Anda, surat mana saja yang termasuk kedua kategori di atas. Dan apa fungsi format di atas? Sebelum kami menjawab pertanyaan ini ada baiknya Anda memahami syarat wajib surat kuasa yang harus ada, yaitu: Pertama, surat kuasa berisi dua bela pihak (pemberi dan penerima kuasa) disertai dengan tanda tangan di atas materai, bila diperlukan kedua bela pihak melampirkan KTP yang berlaku; Kedua, penggunaan bahasa yang tidak berbelit-belit, efektif, lugas, singkat dan dapat dipahami.

Karena kedua jenis di atas menentukan efektifitas pembuatan surat kuasa, maka kami akan mencontohkan surat kuasa yang didasari pada dua kategori di atas dengan mempertimbangkan berbagai macam jenis surat kuasa yang sering digunakan oleh masyarakat dengan berbagai keperluan.

Ragam Jenis Surat Kuasa
  1. Surat Kuasa untuk Mencairkan Uang (Gaji, Pencairan Dana di bank Oleh Instansi [pemerintahan, perusahaan, atau yayasan], Dll)
  2. Surat Kuasa untuk Pengambilan Keputusan Usaha
  3. Surat Kuasa untuk Pengambilan Dokumen (BPKB, Rapor, Ijasah, Transkip Nilai, Dll)
  4. Surat Kuasa untuk Penjualan (Penjualan Properti, Barang, Jasa)
  5. Surat Kuasa untuk Pengambilan Penetapan Ahli Waris (Tanah, Bangunan, Dll)
  6. Surat Kuasa untuk Pengambilan Keputusan Politik
  7. Dan Lain Sebagainya.
Contoh Pembuatan Surat Kuasa Non-Formal Terbaru 2016


Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Arwini Ilyas
No. KTP: 267892017291
Alamat : Jl. Dito Dati No. 15 Yogyakarta
Pekerjaan: Pegawai Negeri

Memberikan kuasa kepada:

Nama : Ihsan Ilyas
No. KTP: 267892017291
Alamat : Jl. Dito Dati No. 15 Yogyakarta
Pekerjaan: Wiraswasta

Untuk pengambilan BPKB Motor dengan nomor polisi AB 70291 NL tahun 2016.

Demikianlah, Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.
Tanggal, 11 Oktober 2016


Pemberi Kuasa                                                            Penerima Kuasa


Arwini Ilyas                                                                  Ihsan Ilyas

NB: Pemberi Kuasa Bertandatangan di atas Materai.

Gagal Lagi dalam Wawancara Kerja? Inilah 7 Kesalahan Berulang yang Selalu Diabaikan Pelamar Kerja!

Gagal Lagi dalam Wawancara Kerja? Inilah 7 Kesalahan Berulang yang Selalu Diabaikan Pelamar Kerja!
Anekasurat.com - Mendapatkan pekerjaan seperti yang diharapkan tentu menjadi keinginan setiap pelamar kerja saat mengajukan lamaran. Salah satu tahap yang menentukan seseorang diterima atau tidak untuk bekerja adalah sesi wawancara kerja, karena dari tahap ini perusahaan bisa mengetahui secara langsung potensi dari kandidat pelamar kerja.

Kesuksesan melamar pekerjaan tidak terbatas pada kecerdasan dalam membuat dokument yang disyaratkan perusahan. Sebagaimana yang telah kami jelaskan pada artikel panduan pembuatan surat lamaran kerja, ada hal-hal kecil yang harus diperhatikan pelamar kerja.

Pada tahap wawancara kerja, pihak perusahaan akan lebih leluasa dalam menyeleksi calon karyawannya berdasarkan penilaian saat proses wawancara kerja berlangsung. Tak jarang banyak di antara kandidat pelamar kerja yang mengalami kegagalan saat mengikuti sesi wawancara kerja, dengan beberapa faktor yang bisa menjadi penyebabnya seperti halnya kesalahan yang mungkin tidak begitu disadari oleh pelamar kerja. Dilansir dari Jobsearch.about, berikut ini adalah beberapa kesalahan fatal yang bisa menggagalkan wawancara kerja.

1. Pemilihan Busana yang Tidak Tepat

Disadari atau tidak, kesan pertama menjadi salah satu faktor penting bagi pelamar kerja untuk menunjukkan kesan terbaik saat wawanacara kerja. Salah satu caranya adalah dengan pemilihan busana yang tepat, selain bisa meningkatkan rasa percaya diri dengan mengenakan busana yang tepat, juga dapat memberikan kesan yang baik terhadap diri Anda. 
Hal-hal yang Harus dihindari saat Wawancara Kerja
Pakaian Kurang Pantas Saat Wawancara (Foto: Thehautemess.com)
Pemilihan busana yang tidak tepat seperti halnya busana kasual yang santai akan menimbulkan kesan pelamar kerja tidak serius untuk bergabung menjadi bagian dari perusahaan. Meskipun busana kasual lebih nyaman, namun untuk keperluan wawancara kerja busana yang formal akan lebih tepat digunakan untuk menunjukkan kesan profesional dalam diri Anda.

2. Tidak Tepat Waktu

Dengan datang terlambat saat wawancara akan menunjukkan kesan negatif, karena dianggap tidak disiplin serta dicap memiliki manajemen waktu yang buruk. Hal ini merupakan kesalahan fatal yang sering dilakukan beberapa orang. Dampak lainnya, perusahaan akan menilai Anda tidak menghormati perusahaan, terlebih lagi Anda belum menjadi bagian dari perusahaan.
Memperhatikan Hal-hal Kecil Saat Wawancara Kerja
Terlambat Saat Wawancara (Foto: Kent.edu)
Memaksimalkan waktu senggang acap kali diabaikan pelamar kerja, hal ini biasa terjadi bagi pelamar yang baru beberpa kali mengikuti sesi interview. Jika diperhatikan, datang tepat waktu akan memberikan keuntangan yang lebih besar, pertama Anda bisa mencari tau nuansa perusahaan Anda melamar, kedua Anda lebih leluasa mempersiapkan materi wawancara.

3. Telepon Berdering Saat Wawancara Kerja

Salah satu kesalahan yang tampaknya sepele namun cukup fatal adalah berderingnya telepon saat sesi wawancara berlangsung. Hal ini akan memberikan kesan bahwa Anda adalah tipe karyawan yang tidak memprioritaskan pekerjaan, oleh karena itu pastikan ponsel dinonaktifkan sebelum sesi wawancara kerja.
Tips Sukses wawancara kerja
Angkat Telpon saat Wawancara (Foto: Everydayinterviewtips.com)
Jika diperhatikan, Foto di atas menggambarkan seorang pelamar kerja yang mengangkat telpon saat wawancara. Tidak banyak, namun ada beberapa orang yang melakukan hal demikian.

4. Saat Wawancara, Tidak Menguasai Info Perusahaan 

Untuk mengetahui seberapa besar minat Anda kepada perusahaan, biasanya pewawancara kerja akan menanyakan beberapa hal tentang perusahaan. Tentu perusahaan akan menganggap Anda tidak siap menjadi dari bagian mereka jika Anda tidak tahu sama sekali tentang perusahaan. 
Hal yang Harus dihindari saat Wawancara
Tidak Menguasai Materi Wawancara (Foto: Anakui.com)
Untuk mengantisipasi hal itu, sebaiknya Anda mencari informasi terkait profil perusahaan sebelum proses wawancara kerja berlangsung. Hal ini juga akan memperlancar proses wawancara, karena Anda terkesan menguasai bahan yang diperbincankan. Manfaat lainnya, Anda tidak akan mengalami perasaan gugup dalam menjawab beberapa pertanyaan. 

Baca Juga: Tips Sukses Menghindari Rasa Gugup Saat Wawancara Kerja. 

5. Tidak Fokus Pada Pertanyaan

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak fokus terhadap pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Akibatnya, jawaban yang diberikan menjadi tidak sesui dengan pertanyaan. Hal ini akan menimbulkan kekhawatiran perusahaan jika nanti anda juga tidak fokus pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Kesan buruk yang harus Anda perhatikan.
Kesalahan Fatal dalam Menjalani Sesi Wawancara
Tidak Fokus (Foto: Thepoke.co.uk)

6. Terlalu Banyak Bicara

Wawancara kerja bertujuan untuk mengetahui karakter dan potensi yang Anda miliki secara langsung, sehingga bisa berkontribusi untuk kepentingan perusahaan. Dalam hal ini perusahaan tidak ingin mengetahui kehidupan pribadi Anda secara keseluruhan, sehingga saat Anda terlalu banyak bicara dengan jawaban yang tidak dibutuhkan oleh perusahaan maka hal itu justru akan membuat pewawancara merasa bosan dan menilai Anda sebagai tipe orang yang lebih suka berbicara dari pada bekerja.
Jawab Pertanyaan Perusahaan Seperlunya
Terlalu Banyak Bicara (Foto: Greenlightrecruitment.co.nz)
Oleh karena itu pastikan jawaban yang Anda berikan berbobot dan to the point sesuai pertanyaan yang diajukan. Selain itu sebaiknya juga tidak perlu membicarakan kejelekan rekan kerja terdahulu di perusahaan yang sebelumnya, karena hal ini justru akan mengesankan Anda sebagai pribadi yang suka bermusuhan.

7. Membawa Minuman saat Wawancara Kerja

Akan sangat tidak pas jika Anda membawa minuman saat wawancara kerja dan menempatkannya di atas meja. Hal ini akan memberikan kesan yang kurang baik pada diri Anda, terlebih jika pandangan mata Anda justru fokus pada minuman Anda daripada melakukan kontak mata dengan pewawancara kerja.

Itulah beberapa kesalahan fatal saat wawancara kerja yang sering tidak disadari oleh pelamar kerja sehingga bisa mengagalkan wawancara kerja. Jika selama ini wawancara kerja yang Anda jalani sering gagal, ada baiknya Anda mulai introspeksi diri terkait kesalahan yang mungkin Anda lakukan saat wawancara kerja.
Copyright © Contoh Surat Terbaru 2016. All rights reserved. Template by CB